Foto Story
Tokoh
Kehidupan seorang
yang memiliki profesi sebagai tukang semir/ sol sepatu.
Seorang bapak yang memiliki kekurangan fisik, yang setiap
harinya ia habiskan waktunya bekerja sbg tukang sol/semir sepatu di terminal
Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Sudah sekitar 16
tahun ia memiliki profesi itu dan setia kepada profesinya hingga saat
ini yang bisa memenuhi kebutuhan hidup anak-anaknya sehari-hari. Kegiatan
menyemir/mengesolkan sepatu supir-supir bus diterminal sudah menjadi hal yang
biasa untuk ia, terkadang ia keliling untuk menawarkan jasanya kepada
supir-supir bus, karena kalau ia tidak keliling jarang orang yang mau memakai
jasanya tersebut. Hari itu, Minggu (13/10), ia melakukan kegiatannya
sehari-hari seperti mengesolkan sepatu
yang sudah rusak dan ada juga permintaan dari supir bus agar ia menyemir sepatu
yang tadinya berwarna coklat menjadi warna hitam. Pukul 5 sore seperti biasanya
ia pulang kerumahnya di Gg. Nangka, Sawangan, Depok, Jawa barat, setibanya ia
dirumah sekitar pukul jam 8 malam. Kegiatan ia dirumah cuci piring bekas
anak-anaknya makan, membersihkan rumah, membereskan pakaian yang sudah dicuci, seperti
inilah yang ia lakukan sehari-hari tanpa seorang istri karna istrinya bekerja
sebagai pembantu dan hanya pulang seminggu sekali. Hidupnya sungguh sederhana
dengan keadaan fisiknya yang kurang, ia bangga merasa menjadi orangtua
satu-satunya untuk ke 3 anaknya tersebut, ia tidak mau dikasihani oleh sebab
itu ia bekerja keras dengan profesi apapun itu.
2. Kegiatan menyemir sepatu yang berwarna coklat jadi hitam
3. Jerih payah mencari nafkah
4. Peralatan perangnya
5. Kegiatan mengesol sepatu
6. Mencuci piring sesampainya dirumah
7. Membersihkan rumah
8. Melipat pakaiannya dan anak-anaknya
Tokoh : Bapak Rahmat
Profesi : Tukang semir dan sol sepatu
Tempat bekerja : Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan
Rumah : Jl. Sawangan Gg, Nangka rt/rw 02/03
-Deasy Megawati Putri-