Sabtu, 02 November 2013

Buku adalah jendela dunia.


Sketsa





Konsep dari karya saya tersebut adalah dimana seorang mahasiswa yang ingin sukses di masa depannya dengan mengutamakan buku pedomannya. Buku adalah jendela dunia, maksud dari konsep ini ialah dengan membaca banyak buku ia akan mewujudkan seluruh cita-citanya yang sudah direncakannya dari sekarang. Ia belajar menjadi mahasiswa fotografi, lalu ingin wisuda menjadi lulusan fotografi, ia ingin bekerja menjadi watawan terjun kedunia jurnalis untuk mencapai cita-citanya ingin mempunyai rumah dan mobil dari hasil kerja keras sendiri, lalu pergi ke Negara Beijing.

Membaca adalah salah satu modal kita untuk mencintai ilmu, kunci agar kita selalu mau belajar, jangan pernah menganggap diri kita pintar, anggaplah diri kita selalu kurang, sehingga kita akan selalu haus akan ilmu pengetahuan. Ingatlah, bahwa setiap hari ilmu di dunia akan selalu bertambah dan mengikuti perkembangannya jaman.

Selain menjadi jendela dunia, buku juga menjadi tempat untuk mengabadikan ilmu. Dengan menuliskannya di atas buku, ilmu yang dimiliki akan tetap abadi walau sudah tidak ada didunia ini. Buku juga merupakan sumber harta yang tak ternilai harganya. Uang bisa habis, harta milik bisa lenyap, tapi pengetahuan tidak bisa dicuri.

Jadi, kesimpulan dari karya saya buku adalah jendela dunia yang memiliki arti bahwa kita harus banyak belajar dari buku karena ilmu semakin banyak mengikuti perkembangan jaman dan jangan pernah merasa lelah untuk belajar atau pun merasa bahwa kita sudah pintar. Dimulai dari sekarang kita sudah harus merencakan masa depan kita dengan menggunakan buku sebanyak-banyaknya. ­


-Deasy megawati putri-



Senin, 28 Oktober 2013

Foto Jurnalisme

Foto Story 

Tokoh
Kehidupan seorang yang memiliki profesi sebagai tukang semir/ sol sepatu.


Seorang bapak yang memiliki kekurangan fisik, yang setiap harinya ia habiskan waktunya bekerja sbg tukang sol/semir sepatu di terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Sudah sekitar 16  tahun ia memiliki profesi itu dan setia kepada profesinya hingga saat ini yang bisa memenuhi kebutuhan hidup anak-anaknya sehari-hari. Kegiatan menyemir/mengesolkan sepatu supir-supir bus diterminal sudah menjadi hal yang biasa untuk ia, terkadang ia keliling untuk menawarkan jasanya kepada supir-supir bus, karena kalau ia tidak keliling jarang orang yang mau memakai jasanya tersebut. Hari itu, Minggu (13/10), ia melakukan kegiatannya sehari-hari seperti  mengesolkan sepatu yang sudah rusak dan ada juga permintaan dari supir bus agar ia menyemir sepatu yang tadinya berwarna coklat menjadi warna hitam. Pukul 5 sore seperti biasanya ia pulang kerumahnya di Gg. Nangka, Sawangan, Depok, Jawa barat, setibanya ia dirumah sekitar pukul jam 8 malam. Kegiatan ia dirumah cuci piring bekas anak-anaknya makan, membersihkan rumah, membereskan pakaian yang sudah dicuci, seperti inilah yang ia lakukan sehari-hari tanpa seorang istri karna istrinya bekerja sebagai pembantu dan hanya pulang seminggu sekali. Hidupnya sungguh sederhana dengan keadaan fisiknya yang kurang, ia bangga merasa menjadi orangtua satu-satunya untuk ke 3 anaknya tersebut, ia tidak mau dikasihani oleh sebab itu ia bekerja keras dengan profesi apapun itu.


1. Potrait
NIKON D5200
f/4.5
1/8sec.
ISO 3200
Focal Length 22mm



2. Kegiatan menyemir sepatu yang berwarna coklat jadi hitam
NIKON D5200
f/5
1/160sec.
ISO 100
Focal Length 35mm





3. Jerih payah mencari nafkah
NIKON D5200
f/4
1/50sec.
ISO 200
Focal Length 24mm





4. Peralatan perangnya
NIKON D5200
f/4
1/50sec.
ISO 100
Focal Length 24mm





5. Kegiatan mengesol sepatu
NIKON D5200
f/5
1/100sec.
ISO 200
Focal Length 34mm





6. Mencuci piring sesampainya dirumah
NIKON D5200
f/4.4
1/3sec.
ISO 2500
Focal Length 30mm





7. Membersihkan rumah
NIKON D5200
f/3.5
1/6sec.
ISO 3200
Focal Length 18mm





8. Melipat pakaiannya dan anak-anaknya
NIKON D5200
f/4.5
1/10sec.
ISO 3200
Focal Length 18mm





Tokoh                : Bapak Rahmat
Profesi               : Tukang semir dan sol sepatu
Tempat bekerja : Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan
Rumah               : Jl. Sawangan Gg, Nangka rt/rw 02/03

-Deasy Megawati Putri-

Minggu, 27 Oktober 2013

Foto Jurnalistik


Foto Jurnalistik Spot News
Foto yang memiliki unsur berita yang tidak terduga atau belum direncanakan. 
Minggu, 14 April 2013
 Monumen Nasional
Jakarta Pusat
NIKON D3000 
f/10
1/40sec.
IS0-320
Focal Length 55mm





Foto Jurnalistik Hukum
Foto yang memiliki unsur berita mengenai hukum tentang Pasal.
Minggu, 28 April 2013
Bundaran HI
Jakarta Pusat
NIKON D3000 
f/11
1/100sec.
IS0-100
Focal Length 26mm





Foto Jurnalistik Feature.
Foto yang memiliki unsur dan bisa dijadikan berita. 
Selasa, 21 Mei 2013 
Pasar Lenteng Agung
Jakarta Selatan
NIKON D3000 
f/4.2
1/14sec.
IS0-300
Focal Length 26mm


Sabtu, 24 Agustus 2013

Belajar foto model

Belajar foto model, susah susah gampang

yang pertama
Canon EOS 650D
f/5
1/125sec.
ISO-100
Focal Length 39mm


Canon EOS 650D
f/5.6
1/200sec.
ISO-100
Focal Length 34mm



Model       : Gita
Tema foto : Koran
Lokasi      : Studio foto Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta
Menggunakan adobe Photoshop untuk mengedit foto diatas:))))
-Deasy megawati putri

Senin, 20 Mei 2013

Foto Ilustrasi (Narkoba)

Foto Ilustrasi (Narkoba)

1. Obat - oabatan terlarang



2. Sabu - sabu


3. Suntikan

Menggambarkan sebagian besar dari narkoba.

Foto Jurnalisitik Konsep (Sepi)

Foto Jurnalistik Konsep (Sepi)
Menggunakan teori EDFAT


1. Entire (Keseluruhan)
Refleksi ranting di danau



2. Detail
Daun kering yang dibuat menjadi DOF sempit



3. Framing 
Membingkai pohon - pohon



4. Angle
Eye level (sejajar)



5. Time (Waktu)
Siluet matahari di sore hari